Pembahasan Aturan Wajib SNI Mainan Anak di Forum Multilateral

Pada Sidang Reguler Komite Technical Barriers to Trade (TBT) diselenggarakan di WTO, Jenewa, tanggal 20-22 Maret 2018, Uni Eropa, Amerika Serikat dan Jepang kembali meminta klarifikasi perihal perkembangan proses revisi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 55/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/4/2013 tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) Mainan Secara Wajib.

Ketiga negara tersebut menekankan kembali agar Indonesia mempertimbangkan dan memperhatikan terkait kesamaan metode pengambilan contoh dan pengujian untuk produk dalam negeri dan impor. Lebih jauh, ketiga negara meminta agar Indonesia mempertimbangkan keberterimaan hasil pengujian  berdasarkan skema MRA badan akreditasi dalam forum ILAC/APLAC.

Menanggapi hal tersebut, Indonesia menyampaikan bahwa saat ini proses revisi pada standar SNI yang menjadi basis atas regulasi tersebut. Saat ini, masih dilakukan konsensus nasional antar pemangku kepentingan dalam merevisi.Proses revisi regulasi akan segera dilakukan setelah revisi standar SNI selesai.