IRIS (Sist. Informasi Ketahanan Industri)

IRIS merupakan satu bagian dari satu Sistem Informasi Industri Nasional dari Kementerian Perindustrian yang dapat menjadi sarana komunikasi dua arah dari pihak industri dan Kementerian Perindustrian. Fungsi utama dari IRIS adalah mengetahui dini lonjakan-lonjakan impor yang mengganggu dan dampaknya apakah mengalami kerugian yang salah satunya dilihat dari produksi, sehingga Kementerian Perindustrian dapat melakukan langkah-langkah pengamanan Dumping atau Safeguard.

Melalui IRIS, perusahaan-perusahaan dapat melakukan pendaftaran dan update data perusahaannya sendiri, sehingga Kementerian Perindustrian dapat menghasilkan data sendiri tanpa bergantung dengan BPS maupun survey industri sendiri, serta yang paling utama adalah dapat memonitor pengembangan industri (perusahaan).

Akses IRIS diberikan kepada:

  1. Internal Kementerian Perindustrian: akses diberikan di setiap unit Eselon 2 di lingkungan Kementerian Perindustrian dengan masing-masing unit mendapat dua akses yakni pada level Direktur dan Admin. Adapun Admin bertanggungjawab atas isi informasi sektornya masing-masing.
  2. Perusahaan (Industri). Perusahaan tidak bisa mengakses data perusahaan lainnya karena bersifat rahasia. Level hanya direktur tiap perusahaan dan aksesnya hanya sebatas lonjakan impor sesuai kode HS-nya dan profil industrinya sendiri untuk meng-update data industrinya. Sementara untuk validasi diserahkan ke setiap Unit Sektor Pembina melalui Level Direktur dan Admin, khususnya pada saat pemberian izin Rekomendasi.

Informasi yang disediakan antara lain berupa:

1. Sistem Informasi Peringatan Dini

2. Sistem Informasi Hambatan Non Tarif

3. Sistem Informasi  Trade Remedies

4. Sistem Informasi Makro Ekonomi

5. Sistem Informasi  Trade Remedies



link to IRIS (Sist. Informasi Ketahanan Industri)