Profil KPAII

TUGAS POKOK

Direktorat Jenderal Ketahanan Pengembangan Akses Industri Internasional mempunyai tugas
menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang ketahanan industri dan kerja sama dibidang industri.

Struktur Organisasi

  • I Gusti Putu Suryawirawan - Dirjen KPAII
  • Ir. Restu Yuni Widayati - Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional
  • Tony T.H. Sinambela - Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional
  • Anastasius Riyanto - Direktur Akses Pasar Industri Internasional
  • Ir. Dody Widodo - Direktur Ketahanan Industri

Dirjen KPAII

I Gusti Putu Suryawirawan lahir di Surabaya pada tanggal 1 September 1958.


Saat ini, beliau merupakan Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri dan Internasional,

yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika pada tahun 2015. Selain itu, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Fasilitasi Industri Wilayah I pada Direktorat Jenderal PPI (2011),

Direktur Industri Material Dasar Logam (2010-2011), Direktur Industri Logam (2005-2010), Direktur Industri Logam, Mesin dan Maritim (2004-2005), serta Direktur Industri Teknologi Informasi dan Elektronika (2001-2004). Riwayat pendidikan
dari I Gusti Putu Suryawirawan dimulai dari saat beliau menduduki bangku sekolah menengah atas di SMA St Lois, yang kemudian dilanjutkan dengan mendapatkan gelar Sarjana di Institut Teknologi Bandung.

Disamping itu, beliau mengikuti seminar baik di dalam maupun luar negeri dan pendidikan ataupun pelatihan lainnya yang dapat meningkatkan kompetensinya di bidang perindustrian.
Penghargaan yang pernah diraih yaitu Satyalancana Karya Satya X tahun pada tahun 1998 yang diberikan oleh Presiden RI pada waktu itu, dan juga penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada tahun 2014 yang diberikan oleh Kementerian Sekretariat Negara Indonesia.

Sekertaris Ditjen

Ir. Restu Yuni Widayati - Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional


Ir. Restu Yuni Widayati lahir pada tanggal 6 Februari 1966 di Ponorogo. Sekarang beliau menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika pada tahun 2016.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri di tahun 2016, Direktur Kerjasama Industri Internasional Wilayah II dan Regional pada Ditjen Kerjasama Industri Internasional di tahun 2014, Sekretaris Direktorat Jenderal Kerjasama Industri Internasional di tahun 2013, serta sebagai Kepala Sub.

Direktorat Regional - Dit. KII Wilayah II dan Regional di tahun 2010. Sebelum mendapatkan gelar Magister Economic pada tahun 1997 di University of Colorado, beliau menduduki bangku sekolah menengah atas di SMAN I Ponorogo pada tahun 1984 yang kemudian dilanjutkan dengan pendidikan perguruan tinggi di Institut Pertanian Bogor dengan gelar Sarjana Pertanian Pangan dan Gizi pada tahun 1988.

Selain itu, beliau juga pernah mengikuti pendidikan lainnya seperti SPAMA (2000), ADUM (1997) dan Prajabatan Gol. III (1991). Penghargaan yang pernah didapati adalal Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2014 yang diberikan oleh Kementerian Sekretariat Negara Indonesia.

Direktur ASDIPI

Tony T.H. Sinambela - Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional


Pria kelahiran Palembang 6 April 1960 ini menjabat sebagai Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Pusat Standardisasi sejak tahun 2010-2017,

dan pernah menjadi Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri di Semarang tahun 2009 - 2010 serta Kepala Balai Riset dan Standardisasi Industri Surabaya tahun 2007 - 2009.

Setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1984 dengan Sarjana Teknik Industri, beliau melanjutkan pendidikannya dengan meraih Master Of Systems Engineering (MSE) tahun 1992 di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT). Selain itu,

beliau juga mengikuti banyak pendidikan atau pelatihan lainnya seperti salah satu diantaranya adalah pelatihan ISO 5000-2000 Transition Auditer Training Course pada tahun 2000.

Penghargaan yang diraih yaitu Satyalancana Karya Satya 10 tahun oleh Presiden RI pada tahun 1993 dan juga pada tahun 2017, beliau meraih penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun (KEPRES 67/TK/2017) yang diberikan oleh Kementerian Sekretariat Negara RI.

Direktur APII

Anastasius Riyanto - Direktur Akses Pasar Industri Internasional


Lahir di Pontianak pada tanggal 16 Oktober 1958, Drs. Anastasius Riyanto, MA merupakan Direktur Akses Pasar Industri Internasional. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional pada tahun 2016, Direktur Kerjasama Industri Internasional Wilayah I dan Multilateral pada tahun 2014-2016, Direktur Kerjasama Industri Internasional Wilayah II dan Regional pada tahun 2010-2014 serta sebagai Kepala Bidang Bantuan Luar Negeri pada tahun 2005-2010.

Pada tahun 1976, beliau mendapatkan pendidikan di SMEA Tarakanita. Kemudian dilanjutkan dengan mengambil jurusan ekonomi manajemen di Universitas Krisnadwipayana pada tahun 1986. beliau juga mendapatkan gelar Master Of Arts In International Relations dari International University of Japan.

Beberapa pendidikan lainnya yang pernah beliau ikuti adalah WTO yang diselenggarakan oleh PUSDIKLAT dan Pengawasan Keuangan Negara yang diselenggarakan oleh BPKB. Penghargaan yang pernah diraih yaitu Satyalancana Karya Satya 10 dan 20 tahun oleh Kementerian Perindustrian pada tahun 1997 dan 2000.

Direktur Ketahanan Industri

Dody Widodo - Direktur Ketahanan Industri


Ir. Dody Widodo, Msi merupakan pria kelahiran 22 Mei 1963 di Jakarta, yang sekarang menjabat sebagai Direktur Ketahanan Industri. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program, Evaluasi pada tahun 2014.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan pada Sekretariat Direktorat Jendral Industri Kecil dan Menengah tahun 2014, Bagian Hukum dan Kerjasama (2013-2014), Kepala Sub. Direktorat Akses Industri - Dit KII Wilayah I dan Multilateral (2010-2013) serta Kepala Bagian Program dan Evaluasi (2009-2010).

Setelah mendapatkan gelar Sarjana dengan jurusan kimia tekstil di STTT pada tahun 1988, beliau melanjutkan pendidikannya dengan mendapatkan gelar Magister dengan jurusan ekonomi umum di Universitas Indonesia pada tahun 2001.

Selain itu, beliau juga sering mengikuti seminar seperti beberapa diantaranya adalah Seminar Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah dalam Upaya Mengatasi Krisis dan E-Commerce dan Pelaksanaan Kebijakannya di Indonesia pada tahun 2000. Kemudian, beberapa pendidikan lainnya yang beliau pernah ikuti adalah Trade Talks - Role of Developing Countries di Singapura pada tahun 2000 dan Prajabatan Gol. III pada 2000 yang diselanggarakan oleh PUSDIKLAT Perindustrian.